Minggu, 24 Mei 2009

tentang Kehidupan

Kehidupan… terkadang sangat sulit bagi kita untuk mengenali kehidupan. Terlalu banyak rahasia di dalam kehidupan ini yang terkadang memaksa kita untuk tidak mempercayai kehidupan lagi.

Apakah mungkin ada kehidupan lain selain kehidupan ini..??

Semua itu adalah rahasia yang akan terungkap tepat pada waktunya.

Begitu juga disaat aku tertunduk lemas…

Aku juga bertanya pada diriku sendiri. Kemana kah aku harus melangkah…??

Aku merasakan bahwa jalanku yang biasa aku tapaki sudah tidak lazim lagi di sebut sebagai jalan kehidupan.

Ketika aku terlahir di dunia ini… aku di penuhi dengan kekurangan – kekurangan.

Kurang percaya, kurang memaafkan, kurang mengasihi, dimana semuanya itu hanya dibatasi dengan panca inderaku…

Sangat sulit bagiku untuk menemukan apa yang sebenarnya aku cari…

Disaat semuanya aku temukan, ternyata itu membuat aku tersadar dan terhenyak dari mimpi panjangku. Karena aku tahu, ternyata semuanya itu hanyalah sampah yang sangat tidak berarti.

Sekarang aku tersenyum dan membodohkan diriku sendiri atas semua yang telah aku lakukan. Mengapa dahulu aku sangat bangga dengan impian sampahku!

Dan ketika matahari kembali menyapa kehidupan ini, aku semakin tertunduk lemas dan menangis sejadi jadinya…karena semakin ia bersinar, semakin kentara semua impian sampahku….

Ada apa ini….??!?!

Apa yang telah aku lakukan…???!!!

Mengapa semuanya diam…???!!

Aku telah melupakan hatiku sendiri.

Aku telah berpaling dari kebenaran…

Aku telah menyembunyikan wajahku dari keagungan…

Sementara itu , aku telah memaksa dan menyeret nyawaku untuk bertindak yang tidak di kehendaki….

Siapakah aku ini..???

Tapi ketika aku tidur, aku memimpikan sebuah kemenangan… kemenangan yang tidak pernah aku rasakan sekalipun dalam kehidupan ini. Kemenangan atas keegoisanku sendiri. Kemenangan yang seolah2 melunturkan segala kekuatiranku, ketakutanku, dan keterkekangan nyawaku oleh nafsu dagingku…

Apakah ini adalah harapan…?? Harapan yang akan mengubah kembali hidupku…

Sudah terlalu lama aku melangkah menjauh dari kebenaran. Sudah terlalu lama aku menulikan telingaku terhadap semua bisikan2 malakat penolong, sudah terlalu banyak aku memalingkan muka terhadap kekudusan yang dulu pernah menjadi penolong hidupku.

Sekarang semuanya telah berjalan di luar kendaliku. Semuanya telah berjalan dengan sebegitu buasnya sehingga kau sendiri sulit membedakan, apakah ini harapan atau jurang maut buat aku.

Sekarang aku lemah…

Aku mencoba kembali mengingat setiap kata yang telah di keluarkan hatiku.

Disaat aku berusaha keras mengingatnya, tiba2hatiku berkata…

“ apakah yang kamu miliki saat ini ??”

Aku tidak tahu apa yang harus katakana padanya. Karena aku sadar bahwa sejak aku mengijinkan keegoisan daging menguasai aku, saat itu aku telah kehilangan semuanya yang aku miliki. Aku hanya tertunduk dan menggelengkan kepalaku.

“ apa kah yang kamu miliki saat ini ??” kembali hatiku menanyakan itu kepadaku.

Aku hanya bisa menangis dan tertunduk dalam. Kembali aku menggelengkan kepalaku.

“ apakah yang kamu miliki saat ini ??” hatiku bertanya untuk yang ketiga kalinya.

Aku hanya terdiam. Beberapa saat kemudian aku menjawab “ harapan “.

“ kepada siapa kamu berharap ??”

“ kepada pribadi yang tidak pernah sekalipun meninggalkan aku . Pribadi yang sangat mulia… kepada Yesus Tuhanku.”

“ lalu mengapa kamu merasa bahwa kamu telah kehilangan semuanya ?” kembali hatiku bertanya…

“ karena aku merasa bahwa aku sudah terlalu jauh melangkah dan aku berpikir, apakah mungkin Yesus menemukan aku ?”

“ disaat kamu pergi menjauh, sedikitpun Dia tidak beranjak dari sebelahmu. Dia tetap setia berjalan bersama kamu, meskipun kamu telah berulang kali menyangkal kata2-Nya yang disampaikan-Nya lewat hatimu. Dia tetap berjalan bersama engkau “

“ apa yang harus aku lakukan…??”

“ berdoalah,bukalah pintu hatimu. Biarkan Dia masuk kedalam jiwamu, karena pada sesungguhnya Dia adalah satu-satunya harapan yang kamu Butuhkan”.



Ricky - Kataku

rahasia dunia

Semua hal di dunia mempunyai masa dan rahasianya sendiri.

Mereka tidak akan memberitahukan apa dan yang akan terjadi besok. Begitu juga kehidupan yang juga mempunyai masa dan rahasia sendiri.

Kadang aku sebagai manusia menginginkan bahwa aku bisa selalu menguasai waktu. Tapi disaat aku berusaha menguasainya, kembali dia mengingatkan bahwa aku hanya seorang manusia.

Suatu malam aku pernah bermimpi, aku bertemu kamu. Kita bercanda sampai rasanya aku sendiri sulit untuk membedakan apakah ini mimpi atau kenyataan.

serasa sangat nyata waktu itu.

Dalam mimpi aku berpikir, jika ini semua adalah mimpi, biarkan aku terus bermimpi meskipun aku tak akan terjaga lagi. Tapi jika ini semua adalah kenyataan, aku akan memohon biarkan malam ini aku nikmati sejenak.

Tapi ketika aku terjaga, semuanya telah hilang. Semuanya telah berakhir.

Kembali aku menjalani kenyataan yang sebenarnya.

Bener2 sakit menghadapinya….

Tapi sejenak aku tersadar, bukankah tugasku telah selesai…?!

Bukankah kamu sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan….?

Apa kamu inget apa yang dulu pernah aku bilang sama kamu…??

Selama sayap kamu patah, selama itu pula aku akan disamping kamu.

Tapi jika waktu telah memulihkan sayapmu, aku akan melepaskan kamu, karena kamu mempunyai kehidupan sendiri dimana aku sangat tidak layak jika aku mempertahankan kamu.

Tapi setidaknya, aku akan selalu inget setiap detik waktu yang pernah terlewati.

Dan aku sangat menghargainya….

Seperti yang tadi aku bilang, semua perkataanku telah aku genapi.

aku pikir sekarang adalah saatnya kamu terbang bebas jalani kehidupan kamu….

-By. Ricky,KATAKU-

ketika waktu menguji kekuatan Cintamu, mka jgn biarkan waktu&keegoisan merengkuh hbis rasa cintamu, berikan sedikit ruang utk cinta tetap bernafas, tetaplah mencintai meskipun dengan Setengah Cinta, karena Cinta dapat mghancurkan hati yang keras sekalipun

Mengapa hari ini sangat berat

Mengapa hari in sangat berat?

Tiba2 aku ingin diam dan melupakan semuanya. Tapi aku sendiri tidak mengetahui apa yang terjadi. Semuanya berlalu begitu saja.

Aku tahu, bahwa semua yang aku anggap baik, tidak semuanya demikian.

Aku merasa hilang dan tersesat. Aku merindukan saat yang telah berlalu.,..

Hanya memikirkan diriku sendiri.tanpa harus memperdulikan perasaan yang lain.

Bener2 masih segar apa yang dulu pernah terlewati, disaat semuanya telah aku miliki, justru aku merasa kehilangan sesuatu yang aku sendiri tidak tahu apakah itu.

Sama sekali aku tidak menyesal atas apa yang telah aku jalani saat ini. Tapi yang aku sesali, mengapa disaat aku menjalaninya dulu, tidak pernah terbesit sedikitpun bahwa aku akan menikmatinya barang sejenak.

Sekarang aku mencoba untuk mengulangi apa yang pernah tersisa dan terserak.

Atau mungkin akan lebih baik begitu saja. Aku akan menutup mulutku atas hal2 yang aku ketahui dan yang gak aku ketahui. Aku akan biarkan semuanya berjalan dengan tidak sesuai kehendakku. Biarkan saja. Toh pada akhirnya aku sendiri tidak akan menemukan apa yang aku harapkan.

Saat ini aku sama sekali tidakpunya pilihan lain selain kembali pada aku yang dulu.

Mungkin saat ini aku terlalu egois memaksakan waktu untuk berbuat seperti yang aku mau. Dan aku tahu bahwa semuanya itu adalah sia2.

Aku pernah berjanji pada seseorang bahwa aku akan melakukan yang terbaik untuknya. Meskipun dalam mimpipun aku bersimpang jalan, tapi aku masih teringat jelas dengan apa yang dulu pernah aku katakan. Dan aku akan menggenapinya, tapi dengan caraku.

Ketika aku membuka mata, maka semuanya terlihat begitu menyesakkan dada. Aku merasa aku telah berubah menjadi seseorang yang penuh dengan dalil2 yang aku anggap benar.

Tapi ketika aku menutupkan mata, aku bermimpi tentang kebebasan, keindahan yang tidak pernah aku lihat. Seolah aku sanggup untuk menggapai kehidupanku dulu dan seolah2 aku menjadi bagian dari mereka. Disanalah aku merasakan kemenangan untuk yang pertama kali.

Lupakan saja, karena semua yang saat ini aku jalani adalah lebih dari sekedar mimpi yang sangat aku banggakan.

Hanya satu orang yang bisa mengerti apa yang aku rasakan, apa yang aku tangisi. Hanya pada Dia aku akan menggantungkan semua harapan dan keluh kesahku.

Aku memuji-MU ya Allah...terimakasih Engkau telah menganugrahkan masa lalu yang begitu indah, dimana sampai matipun tak akan pernah aku lupakan. Terimakasih Engkau telah memberikan seorang penolong yang selalu menemani aku. Terimakasih atas segala talenta yang telah Engkau berikan kepadaku.

Akhirnya … memang aku harus kembali pada aku yang dulu, dimana orang tidak akan mengetahui apa yang aku rasakan, apa yang aku butuhkan, apa yang membuatku tertawa dan menangis. Karena sejak saat ini aku akan mengunci mata, telinga, dan mulut dari apa yang selama ini aku anggap bisa membuat aku bahagia .karena aku tahu bahwa semua yang aku harapkan itu adalah suatu kebohongan besar.


Ricky - Kataku

Aku dan Hatiku

Malam ini begitu sunyi…

Hanya detak jantung kesunyian yang aku dengar

Dimanakah aku…

Hingga aku pun tak tahu kemana mata kakiku menuntunku.

Sejenak aku terhenti dalam perjalananku…tapi kembali aku merasakan kesunyian yang teramat sangat.

Aku berpikir…apakah yang telah aku lakukan…??

Sontak denyut nadiku berhenti…jiwaku merontak…

Nyawaku bergetar dan jantungku hanya bergeming…

Aku melihat jejak langkahku. Dalam pandangan nanarku aku melihat jejak2 kakiku berteriak menyuruhku untuk berlari kembali.

Tapi untuk apa…???

Bukankah semuanya telah berakhir…??

Bukankah tembok api telah memisahkan tembok kasih yang agung itu…???

Aku termenung, dan mencoba menanyakan kepada hatiku..

“ apa yang kau inginkan…??”

“ apa yang telah membuatmu memberontak..??”

“ bukankah semuanya telah jelas, dimana malaikat api telah menancapkan pedangnya ke tanah, sehingga tak ada satupun makhluk di kolong langit yang layak mencabut pedang itu…..??”

Dan hatiku menjawab…

“ kau bodoh…kau dungu…mengapa kamu menutup mata hatimu, membiarkan keraguan membimbing mata kakimu yang telah lama menjadi budakmu…?”

“tanyakan pada nyawamu….biarkan dia bebas. Biarkan dia berbicara layaknya seorang satria perang yang telah menemukan kemenangan…kemenangan atas penjara yang telah kau ciptakan”

Tak cukupkah bagimu tangisan kerinduan kami pada mawar yang telah kau lepaskan…?

Mawar yang seharusnya menjadi putrid dalam singgasana istana kami.”

“sekarang,, semuanya telah usai…dan kami sama sekali tak mau berbicara padamu yang angkuh, yang penuh dengan kebohongan serta kecongkakan.”

Aku terdiam. Aku telah berdosa… aku telah mencampakkan hatiku.aku hanya berpikir, mengapa rasa ini sangat kuat..? rasa yang seharusnya tak tampak…rasa yang seharusnya aku sembunyikan, rasa yang aku kira telah mati.

Tapi, aku tidak akan berhenti melangkah…. Aku tidak akan kembali… karena sama sekali aku tidak akan mampu melawan api kudus malaikat penjaga mawarku. Meskipun sekarang hatiku sendiri telah menentang aku, menyalahkan aku atas semua yang telah terjadi,tapi aku tak akan membalas hatiku sendiri.

Karena hati hanya menuruti apa yang menurutnya baik, dia hanya bisa merasakan.tapi hati tidak akan pernah mempunyai naluri, dia hanya merasa takut ketika dia terancam, dan akan menangis ketika kehilangan.

Tapi, aku lebih tahu apa yang aku mau! Aku akan tetap berjalan dengan sebagian nyawaku.aku akan terus berjalan meskipun kakiku mungkin akan memberontak. Aku akan tetap berjalan. Dengan sehelai mahkota bunga mawar yang pernah duduk di singgasanaku. Setidaknya, disaat aku lelah dan lemah, aku akan melihatnya dengan tersenyum, meskipun aku sama sekali tidak mengetahui apakah tersimpan kepalsuan dalam senyumannya. Dan hanya nyawaku… dan nyawanya yang tahu.

Kegelapan bisa menghilangkan dunia beserta segenap keindahannya, tapi kegelapan sama sekali tak berkuasa atas kemurnian cinta. Dan itulah yang selama ini membuat aku tegak berdiri, meskipun aku telah kehilangan sebagian nyawa dan hatiku.


Ricky - Kataku

antara rahasia dan keabadian

Apakah kamu percaya bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki masa dan rahasia tersendiri yang mungkin tidak akan terungkapkan? begitu juga nyawa dan jiwa kita.semuanya penuh dengan kerahasiaan kekal, dimana kita tidak tahu kapan NYAWA kita akan berakhir.jika kita sadar bhw mataharipun terbenam,rumputpun tertunduk ketika musim panas,dan bunga dandelion terlepas dari induknya ketika musim semi, maka perbuatlah yang terbaik sebelum kematian itu terjadi, selama mulut masih mampu berkata, selama hatimu masih penuh dengan rasa cinta, maka bagikanlah kepada sesamamu, dan orang yang sangat kamu sayangi. jadilah mentari ketika mulai terbit karena dari sanalah berawal semua kehidupan, jadilah embun yang menyegarkan kerongkongan rerumputan ketika musim panas, karena ketika kamu menjadi bunga dandelion, engkaupun akan ditinggalkan oleh orang yang kamu sayangi.lalu apakah yang akan menyelamatkan kamu nanti...??

hanya cinta dan kasih yang berasal jauh dari hatimu yg terdalam.itulah keabadian.

(Ricky –KATAKU)